Pacaran, sebuah kata yang mendefinisikan hubungan antara dua manusia yang berlainan jenis yang saling memadu kasih, untuk menuju jenjan...

berusaha untuk mengajaknya jalan


Pacaran, sebuah kata yang mendefinisikan hubungan antara dua manusia yang berlainan jenis yang saling memadu kasih, untuk menuju jenjang berikutnya. Mungkin kalimat tadi tidak asing di telinga kalian yang sudah pernah pacaran, tapi ini merupakan hal yang asing bagi diriku yang belum pernah sama sekali untuk pacaran, dan dibawah ini merupakan kisahku dalam perjuangan untuk merasakan apa itu yang namanya pacaran. Walaupun memang bukan pacaran tapi untuk ngajak jalan, tapi rasanya udah kaya pacaran ko hehehe

“ hai, Diana, aku ingin tanya sesuatu sama kamu “

” tanya apa Dan, aku siap ko jawabnya “ jawab diana, dengan penuh pengertian

“ jadi begini, Ehhh…, kamu mau ga jadi pacar aku “ tanyaku dengan tegang kepada diana

Diana tampak terkejut dengan pertanyaanku, sepertinya dia tidak menyangka aku akan bertanya seperti itu, diana pun langsung menjawab pertanyaanku, dan aku tak kuasa melihat wajahnya yang begitu cantik

“ Sebenarnya sejak dulu juga akuuu…….. “.

“ Dandy, de, bangun de udah siang!!! “ ternyata Cuma mimpi hehe, ah ibu bangunin aja udah tau lagi seru-serunya.

“ seru-serunya apa, noh liat jam, mau sekolah jam berapa “ sahut ibu

Waduh, mampus gua, udah jam setengah tujuh, akhirnya karena udah siang, aku pun menggunakan jurus andalanku. Akhirnya dalam 20 menit aku udah selesai mandi, berpakaian dan sarapan.

“ Bu, Dandy berangkat sekolah dulu ya bu “

“ iya nak, hati-hati di jalan “ jawab ibu dengan penuh perhatian

aku pun langsung menaiki si jagur, jagur ini merupakan sepeda kesayanganku, aku menamainya si jagur karena dia selalu menemaniku kemana pun ku pergi. Ngga kerasa aku udah 10 menit mengayuh sepeda, dan sudah terlihat pintu gerbang sekolah yang hendak tertutup, karena itu aku mengayuh si jagur ini dengan kecepatan maksimal.

 Duaarr!!, “ Aduh sakit, aww, kaki ku sakit “ ternyata si jagur kurang cepat dan akhirnya menabrak pintu gerbang sekolah

“ dan, gapapa dan “ Tanya si boy. Si boy ini merupakan satpam di sekolah ku, aku dan teman-temanku memanggilnya boy, agar lebih akrab aja hehe.

“ gapapa sih gapapa, nih liat si jagur peleknya jadi penyok gini, gara-gara lu “ jawabku dengan kesal

“ lah ko aku yang disalahin, salah kamu sendiri, udah tau gerbang mau ditutup ini malah ngebut-ngebut begitu kan jadinya “ jawab si boy, dengan muka  ga bersalah, emang ga bersalah sih

Akhirnya pun setelah mengalami perdebatan siapa yang salah, aku masuk ke daam lingkungan sekolah dengan membawa si jagur yang penyok, dan menaruhnya di parkiran, karena ku lihat waktu sudah menunjukan pukul 7 lewat 5 menit, yang berarti aku telat 5 menit, dengan cepat aku menuju kelas ku yang berada di lantai 2.

Sesampainya di kelas, aku sungguh bahagia, karena guru belum masuk kedalam kelas, dan kebahagiaanku pun bertambah setelah melihat wajah perempuan yang aku mimpikan tadi pagi, diana namanya, cantik wajahnya, elok rupanya, pokonya the best lah hehehe.

Diana merupakan salah satu perempuan paling populer dan cantik disekolah, banyak anak laki-laki yang berusaha mendekatinya, tapi semuanya gagal. Tapi aku sebagai pria sejati yang pantang menyerah akan terus berjuang mendapatkan hati si diana ini walaupun peluangnya kecil tapi aku harus tetap optimis.

Tiba-tiba salah satu murid berteriak “ wey, guru datang !!!!!“, seketika pula bangku dan meja yang tadi berantakan tiba-tiba menjadi rapih kembali, semua murid termasuk diriku langsung menempati tempat duduk masing-masing, dan pelajaran pun dimulai,

2 jam kemudian “ Kring!!!..Kring..!!!... “ bel sekolah berbunyi tandanya istirahat,
Ketika semua teman-temanku pada keluar menuju kantin, aku melihat sesosok perempuan yang sedang asyik membaca buku, yang tak lain adalah Diana, nah ini merupakan kesempatan ku untuk mendekatinya, dan disini aku punya berbagai macam cara untuk mendekatinya


  • Bersikap tenang

nah ini merupakan salah satu cara yang aku pelajari untuk mendekatinya, walaupun aku ngebet banget pengen ngobrol sama si diana, tapi aku harus membuat diriku tenang, agar si diana ini penasaran sama ku, aku pun duduk di sebelah meja sambil membuka buku pelajaran yang tadi dipelajari, biar dilihat si Diana aku lagi belajar dan si Diana nanya sama aku. Aku tunggu beberapa menit ternyata ga ada respon sama sekali dari si Diana ini, oke lanjut ke cara selanjutnya

  • Pura-pura Batuk

Eheem…eheemm, dan akhirnya aku mendapatkan perhatian dari si Diana, walaupun dia Cuma noleh doang, setelah itu dia langsung fokus lagi ke buku bacaanya. Tidak habis cara, aku langsung menggunakan cara yang ke tiga


  • Ajak ngobrol
Dengan membranikan diri dan tekad yang bulat, aku pun langsung duduk di depan meja si Diana duduk, dan langsung mengajaknya ngobrol,

“ eh emm, diana lagi baca apa ? “ tanyaku dengan gugup

“ lagi baca novel “ jawabnya

“ ko kamu ga ke kantin sama temen-temen “ tanyaku lagi

“  lagi males, “ jawabnya. Disini aku masih belum mendapatkan perhatian yang lebih dari si Diana

  • Cari tau apa kesukaanya

Diana ini orangnya suka banget baca buku, entah itu buku Novel, pelajaran, atau yang lainnya, tapi sampai sekarang aku ga tau buku jenis apa kesukaanya si Diana, nah karena kebetulan si Diana lagi baca buku, aku punya kesempatan untuk mencari tau buku  apa kesukaanya.

“ Diana suka baca buku apaan “ tanyaku kepada si Diana ini

Diana langsung merespon pertanyaanku ini

“ kalau aku sih, sukanya baca buku novel sci-fi, kaya novel Harry poter yang aku baca ini “

“ wah kalau begitu, sama dong kaya aku, aku juga suka novel berjenis sci-fi “, jawabku dengan lugas, padahal aku sama sekali ga suka dengan yang namanya baca buku,hehe, namanya juga usaha, apapun dilakakun demi mendapatkan yang diinginkan

“ masa sih dan, aku ga nyangka loh, padahal kamu kan orangnya kan keliatanya jarang baca buku “

“ jangan liat orang dari luarnya lah na, bisa jadi luarnya jelek dalemnya lebih jelek hehe “ jawabku

  • Ajak jalan

Nah karena disini aku sudah mulai mendapatkan perhatian dari si Diana, saatnya untuk ajak dia jalan

“ Diana, nanti pulang sekolah sibuk ga “

Si Diana pun langsung menjawab pertanyaanku, “ nggak dan, emang kenapa “

Karena dia suka baca buku, aku pun langsung memberanikan diri untuk mengajak si Diana untuk menemaniku ke Toko buku

“ jadi gini, nanti aku mau ke toko buku, kamu mau ga temenin aku ke sana “

“ mau dong dan, apalagi aku udah jarang pergi ke toko buku, kapan kesananya “ jawab si Diana dengan senangnya
Aku ga tau kalau responya secepat ini

“ yaudah, nanti pulang sekolah kita langsung ke toko buku “

Dan akhirnya untuk pertama kalinya, aku bisa jalan berdua sama seorang perempuan yang aku taksir, walaupun memang bukan sebagai pacar, tapi aku ngerasanya sebagai pacar ko hehe, dan itulah cerita ku ketika bisa mengajak seorang perempuan untuk jalan.




0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.