
Pagi yang cerah telah datang, mentari pagi telah bersinar menyinari bumi ini, dan telah membuat sebagian orang terbangun dari lelapnya tidur dan bersiap untuk kembali beraktifitas. Tak terkecuali untuk Dino. Dino tidak bisa mengingat apa yang terjadi pada dirinya , tubuhnya penuh luka, dan wajahnya lebam, dia melihat selang infus menancap di tanganya dan seseorang yang berpakaian seperti perawat. “ Dimana aku, apa yang terjadi denganku ? “, Tanya Dino dengan nada lemah kepada perawat itu. “ Kamu sedang berada di Rumah sakit, kau mengalami kecelakaan, sepertinya tabrak lari, kamu beruntung bisa selamat, tapi temanmu tidak “, jawaban dari perawat itu membuat Dino sangat bingung, karena dia tidak mengingat kejadian yang dialaminya.
Dino adalah Seorang mahasiswa di
salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Belakangan hari ini Dino merasa ada
seseorang yang mengawasinya dan kejadian semalam membuat hidup Dino berubah. Sepulangnya
dari kampus pukul 21.30 WIB karena banyak kegiatan di kampus, Dino dengan
temanya kevin pulang untuk menuju rumah kontrakan yang mereka sewa untuk tempat
tinggal sementara saat kuliah. Mereka selalu berjalan kaki, karena jarak antara
kampus dengan kontrakanya cukup dekat
Tidak seperti biasanya jalan yang
mereka selalu lewati ini sangat sepi, mungkin karena waktu yang sudah cukup
malam. “ Vin, ko jalanan sepi ya, ga kaya
biasanya ”, suara Dino memecah keheningan. “ ya, lagian juga udah jam 21.30 WIB,
mana ada sih orang yang keluar jam segini ”, sambung Kevin. Di tengah-tengah
perbincangan mereka, Dino melihat seorang pria bertubuh tinggi besar dan
memakai jaket kulit di seberang jalan. Dino tidak bisa melihat wajah pria itu,
karena disana gelap sekali. “ Kevin, liat dah orang disebrang sana ”, kata Dino
sembari menunjukan arahnya menggunakan tanganya, kevin pun langsung melihat ke
arah yang ditunjuk Dino, “ oh, orang itu. Mungkin dia lagi nunggu temanya disana ”,
Sahut Kevin tanpa ada rasa curiga sama sekali dengan orang misterius tadi.
Mereka pun berlalu menjauhi
tempat orang misterius tadi berdiri, Dino terlihat masih penasaran dengan orang
tadi, sedangkan Kevin telihat sedang bertelpon dengan seseorang, sesekali Dino
melihat ke arah orang misterius tadi berdiri, dan alangkah terkejutnya dia
ketika Dino melihat kembali ke arah orang misterius berdiri, orang itu sudah
menghilang. Dino memutuskan untuk tidak memberi tahu apa yang dia lihat, Karena
tidak ingin mengganggu kevin yang sedang
bertelpon. semilir angin berhembus menerpa Dino, seakan-akan menambah suasana aneh
yang dialami Dino. Tiba-tiba Dino mendengar suara langkah kaki dari belakang
dirinya, Dino pun menengok ke arah belakang, dan anehnya dia tidak melihat
siapapun disana, Dino pun merasa mereka berdua seperti diikuti.
Tiba-tiba suara Kevin memecah
lamunan Dino, “ No, gua ada bisnis sama temen gua nih, jadi lu duluan aja ya ke
kontrakanya ”. Mendengar hal itu, Dino merasa sedikit takut karena dia akan
sendirian pulang ke kontrakanya, tetapi beruntung bagi Dino, karena jarak ke
kontrakanya sudah semakin dekat. “ Yaudah Vin, jangan lupa bagi gua hasilnya ya
hehehe “, sahut Dino dengan sedikit becanda. Akhirnya mereka pun berpisah dia sebuah pertigaan jalan. Dino
menuju kontrakanya dan Kevin menuju tempat yang dia tuju.
Dino tidak pernah bertanya kepada
Kevin tentang bisnis apa yang dijalaninya, karena Dino merasa itu adalah urusan
pribadinya dan dia tidak berhak untuk mengetahuinya. Dino pun melanjutkan perjalananya, dan ditengah
perjalanan, Dino dihadang oleh sebuah mobil van berwarna hitam, setelah itu
turunlah 3 pria dengan postur tinggi besar dan mengenal salah satu pria
tersebut, seperti pria yang tadi Dino dan Kevin lihat di sebrang jalan. Dino
sangat ketakutan setengah mati, setekita
itulah Dino ingin berlari, namun ketika hendak berlari, salah satu dari
pria itu telah menangkap dirinya, Dino berusaha melawanya dengan sekuat tenaga,
namun perlawan itu usai karena salah satu pria itu memukulnya dari belakang dan
membuatnya pingsan, dan akhirnya Dino yang pingsan dimasukan kedalam mobil, dan
dibawa ke sebuah tempat.
Setelah sampai ketempat yang
mereka tuju, para pria ini membawa Dino ke sebuah rumah kosong dan mengikatnya
di sebuah bangku. Salah satu dari pria
itu menyiramkan air ketubuh Dino, untuk membuatnya sadar. “ Bangun!!! “, teriak
salah satu pria kepada Dino. Dino pun
tersadar dari pingsanya dan terlihat sangat ketakutan. Dan saat itu pula datanglah
seorang wanita yang terlihat sebagai pimpinan dari orang-orang yang menculik
Dino, karena salah satu dari pria tersebut memanggilnya sebagai bos, wanita itu
pun mendekat menuju Dino dan menatap matanya dengan tatapan yang sangat tajam, “
Dimana paket milikku “, tanya wanita itu dengan wajah yang penuh amarah kepada
Dino. Dino yang merasa tidak tau apa-apa langsung menjawabnya, “ aku tidak tau
apa-apa tentang hal ini, kalian telah
salah orang “. Jawaban dari Dino membuat wanita itu semakin marah dan langsung
menampar wajah Dino, “ kamu jangan main-main dengan saya, cepat beritahu saya
dimana paketnya, atau kamu akan bernasib sama seperti temanmu itu “, sahut
wanita itu sembari menunjuk seorang pria yang kondisinya terlihat sangat
mengenaskan. Dino melihat kearah yang ditunjuk wanita tersebut dan alangkah
terkejutnya dia karena pria itu adalah Kevin.
Dan disini disini Dino telah tahu
kebenaranya, ternyata Dino tahu kalau bisnis yang dijalani kevin itu adalah
jual beli Narkoba, karena kevin telah mencuri Narkoba dari wanita itu, dan Sudah sekitar lebih dari
3 jam para orang-orang misterius itu mengitrogasi Dino dan menyiksanya.
Karena mereka tidak mendapatkan satupun
jawaban yang benar dari mulut Dino, mereka pun membuang Dino dan Kevin di
tengah jalanan, agar mereka berdua terlihat seperti korban tabrak lari, pagi
harinya mereka berdua ditemukan oleh seorang pengendara mobil, dan pengendara
itu langsung membawanya ke Rumah sakit, beruntung bagi Dino karena lukanya
tidak terlalu parah, tapi nahas bagi Kevin, nyawanya tidak bisa diselamatkan.
setelah dilakukan perawatan,
kondisi Dino semakin membaik, namun sepertinya ingatan Dino hilang sementara,
Dino pun tersadar dari tempat tidurnya, dan memberanikan diri untuk melihat
jasad temanya, dibantu dengan kursi roda, Dino menuju tempat dimana jasad
temanya diletakan. Dan setelah melihat wajah temanya, Dino langsung mengingat apa
yang sebenarnya terjadi semalam dan melaporkan semua hal yang diingatnya kepada
polisi.
0 komentar: